Saatnya Beralih ke Siaran TV Digital Satelit Bebas Biaya

Sudah saatnya anda beralih ke siaran televisi yang bening dan jernih dengan kualitas digital. Ucapkan selamat tinggal untuk kualiatas tayangan televisi analog yang di pancarkan pada pita UHF.

Sebelumnya saya mempunyai TV Tabung biasa dengan antena UHF. Siaran yang dapat di tangkap antena jumlahnya sedikit, itupun hanya channel lokal saja. Sebenarnya jumlah channel lokal yang ada di indonesia sudah cukup banyak, sekitar 10 channel lebih. Lokasi tempat tinggal saya jauh dari kota, jadi hanya 4 sampai 5 siaran televisi yang bisa di tangkap antena UHF.

Belum lagi kualitas gambar yang buruk, banyak semutnya. Saya harus rajin putar antena agar tayangan televisi bisa sedikit jernih.

Nah, karena keterbatasan ini, saya berfikir untuk beralih ke siaran televisi digital yang di pancarkan lewat satelit.

Perbedaan Analog dan Digital :

Analog

  • Dirangcang untuk suara
  • Tidak efisien untuk data
  • Banyak terdapat noise
  • Rentan kesalahan atau error
  • Kecepatan yang relatif rendah
  • Overhead tinggi
  • Analog bisa di konversi ke digital

Digital

  • Dirancang untuk data dan suara
  • Kecepatan tinggi
  • Overhead rendah
  • Digital bisa di konversi ke analog

Teknologi televisi digital lebih efisien dalam penggunaan kanal frekuensi dibandingkan teknologi analog yang selama ini dipergunakan.

Kelemahan tv analog yaitu kualitas gambar yang diterima televisi menurun, berkedip dan banyak noise. Resolusi yang dapat di tampilkan tv analog rendah sehingga cukup buruk untuk ditampilkan di televisi yang berukuran besar.

Kelebihan siaran televisi digital :

  • Saluran televisi lebih banyak dibanting analog
  • Memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap gangguan
  • Kode gangguan digital mudah diperbaiki melalui kode koreksi error
  • Kualitas gambar dan suara jauh lebih akurat
  • Kualitas gambar yang ditampilkan beresolusi tinggi dan jernih
  • Siaran televisi digital menggunakan daya yang lebih rendah

Nah, mantap bukan kalau beralih ke digital? Siaran televisi digital tidak semuanya gratis, ada siaran tv kabel atau tv satelite berlangganan. Untuk hal ini saya tidak berminat sama sekali. Saya lebih memilih TV Digital satelit bebas biaya.

Tayangan digital akan lebih baik dinikmati pada televisi tipe LCD atau LED, tv model baru. Walaupun tv tabung biasa juga bisa, tapi serasa kurang pas saja.

Baca : Tips Memilih TV LED Bagus, Awet dan Berkualitas

Bagaimana cara beralih ke siaran TV Digital Satelit bebas biaya? Ada dua perangkat yang harus di persiapkan untuk memperoleh siaran digital bebas biaya. Pertama siapkan Dish Parabola Mini Solid yang paling kecil. Kedua siapkan Recevier Parabola yang support MPEG4.

Harga dish parabola hanya sekitar Rp. 150.000 di toko online Shopee sudah lengkap dengan kabel+LNB Ku Band.

Harga receiver hanya sekitar Rp. 150.000 merk skybox A1 New 8 mb atau bisa pakai merk lain. Saya pakai Skybox beli di toko online Shopee.

Relatif murah bukan? Sebelumnya saya ke toko parabola dan mereka menawarkan harga Rp. 450.000 berikut dengan pemasangan. Merk dish parabola dan receiver sesuai rekomendasi toko, saya tidak bisa memilih merk sendiri.

Lupakan parabola besar, pilih saja yang berukuran kecil atau mini. Mudah dalam pemasangan maupun perawatan. Target satelit Chinasat 11 ninmedia yang sinyal nya luber. Mencakup seluruh wilayah indonesia.

Pemilihan ukuran dish sesuai kebutuhan saja, dish mini atau besar, dish solid atau jaring. Jika anda ingin lock satelite lain bisa menggunakan dish besar tipe solid atau jaring. Channel dari ninmedia sudah cukup untuk kebutuhan saya. Jadi saya lebih memilih parabola mini dengan dish solid.

Alasan memilih receiver merk skybox :

  • Komunitas nya banyak
  • Vendor memperhatikan upgrade software
  • Mudah flash receiver jika terjadi kerusakan
  • Upgrade firmware rutin, bahkan tipe lama juga di perhatikan
  • Fiturnya sudah keren dan lengkap
  • Tampilan menu-menu nya 32 bit, jernih

Fitur Skybox A1 New 8 mb

  • Kompatible DVB-S/DVB-S2 (MPEG-2 / MPEG-4)
  • Pemutar media avi, mkv, ts, mp3, mp4
  • Ful HD 1080p
  • Support AVS+, H264
  • Wifi
  • HDMI atau RCA
  • Dual power supply AC atau DC
  • Support Acakan Biss Key, PowerVu, Tanberg, Viaccess, Seca, Cryptoworks, Nagravsion, DRECrypt, MGCAMD BISS, ConstantCW
  • Ukuran Mini, tidak makan tempat

Nah, cukup bagus bukan fiturnya? Harga murah tapi fitur mantap. Ada banyak varian skybox. Tipe atas nya memang agak mahal, harga bisa dua atau tiga kali lipat dari recevier diatas yang saya beli.

Varian Skybox dari yang termurah sampai termahal:

  • Skybox A1 old ( tipe lama jangan di beli )
  • Skybox A1 New AVS 8mb ( murah saya beli )
  • Skybox A1 Plus ( support H265/HEVC )
  • Skybox A1 Combo (support H265/HEVC, bisa satelite bisa UHF )
  • Skybox A1 Pro ( support semuanya satelite, UHF, tv kabel )

Nah, ahirnya saya dapat menikmati tayangan tv satelite bebas biaya. Tanpa berlangganan, perangkat jadi milik sendiri dan lupakan iuran bulanan. Untuk saat ini, satelit Ninmedia memiliki 80 saluran, sepertinya akan terus bertambah di masa mendatang.

Tentang Herfia

Menggunakan Elementary OS dalam keseharian, suka nonton Movie Animation 3D.

Herfia

Kami berusaha memberi informasi seakurat mungkin, apabila ada kesalahan penulisan dapat di informasikan kepada kami.