Cara Memilih Parabola Agar tidak Menyesal Kemudian

Dish parabola menjadi point yang paling penting untuk menikmati siaran tv satelit bebas biaya. Pastikan anda membeli parabola yang tepat sesuai dengan kebutuhan. Banyak hal yang harus diketahui agar anda dapat memilih parabola yang bagus, awet, dan berkualitas.

Berikut saya akan mengulas Cara Memilih Parabola Yang Bagus Agar Tidak Menyesal Kemudian.

Parabola terbagi ke dalam dua jenis yaitu parabola jaring dan parabola solid. Masing-masing mempunyaki kelebihan maupun kekurangan.

1. Memilih Parabola Jaring atau Solid

Bagus atau tidaknya dish solid atau jaring itu relatif, karena banyak aspek yang memperngaruhinya. Semua di kembalikan kepada kebutuhan anda sendiri. Tentukan kebutuhan anda, baru kemudian bisa memilih dish yang tepat.

Parabola jaring lebih unggul untuk frekuensi C Band sedangkan parabola solid lebih unggul untuk frekuensi Ku Band.

Hujan akan mempengaruhi kualitas penangkapan sinyal satelit. Untuk hal ini dish jaring pasti lebih unggul dalam penangkapan sinyal, sedangkan dish solid kesulitan menangkap sinyal dalam keadaan hujan. Parabola solid akan menampung air sehingga akan mengganggu penangkapan sinyal dari dish ke LNB. Oleh karena itu, sebaiknya lock satelit yang sinyalnya luber.

Dish jaring lebih unggul terhadap angin dibandingkan dengan dish solid. Angin yang kuat akan membebani parabola solid karena tidak adanya lubang. Hal ini memungkinkan dish solid lebih cepat rusak. Bisa mengakalinya dengan parabola mini.

Parabola solid akan lebih cepat berkarat dan juga harganya lebih mahal. Untuk urusan sinyal, parabola solid lebih sensitif.

2. Pilih Parabola Besar atau Kecil

Cara mudah memilih parabola

Parabola besar sebenarnya lebih baik daripada yang berukuran kecil. Lebih baik dalam arti penangkapan sinyal nya lebih efektif. Menurut saya lebih banyak kelebihan daripada kekurangannya.

Kekurangan dish besar hanya harganya yang lebih mahal dan lebih repot dalam pemasangan.

Selain itu, penggunaan parabola mini semakin meningkat dari tahun ke tahun. Apalagi sekarang sudah ada Ninmedia di satelit Chinasat 11 yang sinyalnya kuat mencakup seluruh indonesia. Jadi ukuran dish mini tidak jadi masalah jika hanya lock Ninmedia saya. Biaya yang dikeluarkan pun semakin murah. Cukup 300 ribuan sudah bisa mendapat siaran satelit dari Ninmedia. Anda dapat membaca di artikel bawah.

Baca : Saatnya Beralih Ke Siaran TV Digital Bebas Biaya

Kelebihan parabola mini :

  • Cocok di pasang di daerah yang diarang menggunakan parabola besar
  • Simple karena tidak membutuhkan ruang yang banyak
  • Mudah dalam pemasangan
  • Biaya lebih murah

Kelemahan parabola mini :

  • Channel parabola mini biasanya di huni oleh channel berbayar dan di acak, kecuali Ninmedia
  • Sinyal rentan terganggu saat hujan karena dish mini menggunakan LNB Ku Band. Hujan dapat menyebabkan hilang sinya atau macet. Jadi lock Ninmedia saja, solusinya saat traking dapatkan sinyal diatas 60 Bar, kalau bisa 80 keatas biar aman meski hujan.

Baca : Mengatasi Sinyal Hilang Saat Hujan Pada Parabola Mini

3. Pilih Receiver Yang Tepat

Varian receiver yang beredar di tanah air sudah banyak sekali. Ada Receiver Free To Air juga Receiver Free To View. Jangan sampai salah membeli receiver.

Receiver terbagi ke dalam dua jenis :

  • Receiver Rekomendasi
  • Receiver Non Rekomendasi

Receiver Rekomendasi

Dalam dunia parabola mini, dikenal dengan yang namanya Receiver Rekomendasi. Apa maksudnya?

Operator satelit tertentu seperti Ninmedia, Garmedia atau K Vision, Transvision, Matrik Ses 9, MNC Vision, Big Tv menyediakan receiver rekomendasi mereka masing-masing.

Contoh yang paling mudah Ninmedia.

Ninmedia menyediakan siaran televisi gratis yang dapat dibuka oleh semua merk receiver apaapun dan ada juga channel yang hanya dapat dibuka oleh receiver yang di rekomendasikan oleh pihak ninmedia.

Kelebihan Receiver Rekomendasi dapat menonton siaran televisi yang gratis maupun berbayar.

Kelemahan receiver rekomendasi harganya lebih mahal dan fitur yang terbatas.

Baca : Daftar Satelit Parabola Yang Mudah Di Lock Seluruh Indonesia

Receiver Non Rekomendasi

Receiver non rekomendasi tidak terikat dengan provider satelit manapun. Kita bisa membeli dengan harga yang jauh lebih murah, tetapi memiliki fitur yang lebih lengkap daripada receiver rekomendasi satelit tertentu.

Bisa di pakai di Parabola Besar maupun Parabola Kecil, kita lebih bebas membeli receiver sesuai dengan keinginan.

Apakah kelebihan nya cukup sampai disitu? Tentu tidak, masih ada keuntungan lainnya.

Selain itu, receiver non rekomendasi juga bisa dipakai pada Parabola Jaring maupun Parabola Mini.

Fitur yang umum ada pada receiver non rekomendasi :

  • Bisa input kode Biss Key bahkan ada yang Auto Biss
  • Membuka kode acakan PowerVu bahkan autoroll
  • Membuka tipe acakan jenis lainnya
  • Bisa mengurutkan nomor channel sesuai keinginan
  • Lebih sering update firmware
  • Support lebih banyak format siaran
  • Support multimedia dan koneksi HDMI

Nah, cukup keren bukan keuntungan memakai receiver non rekomendasi. Akan tetapi, setelah ada kelebihan pasti terdapat kelemahan.

Kelemahan receiver non rekomendasi terutama digunakan pada parabola mini :

  • Tidak dapat membuka siaran televisi yang berlogo dollar $
  • Suara dan gambar tidak singkron dalam kondisi tertentu ( biasanya acakan suara oleh pihak provider )

Syarat receiver agar bisa menikmati TV Satelit FTA dengan kualiatas bagus hanya support MPEG-4 atau HD. Tidak perlu bermacam-macam fitur. Tapi sekarang recevier seharga 150 ribuan sudah banyak fitur nya.

Kalau saya pakai Skybox A1 New AVS+ 8mb murah meriah kualitas bagus. Jika ada masalah pada receiver, support forum cukup banyak untuk mengatasinya.

Baca : Cara Memperbaiki Receiver Skybox

Alternatif saya lebih memilih Receiver Matrik Burger S2 yang mini, sama saja murah tapi bagus.


Dari beberapa tips cara memilih parabola yang bagus yang sudah saya uraikan diatas, tentunya anda sudah mendapat gambaran kira-kira parabola tipe apa yang anntinya akan di beli, berikut dengan receivernya. Tinggal pilih sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Penulis Herfia

"Sebagian kata atau kalimat mungkin merupakan opini pribadi. Jika ada isi konten maupun gambar yang memiliki Hak Cipta, dapat menghubungi kami melalui halaman Kontak, agar dapat kami perbaiki."

Copyright 2019 Herfia