Menu Tutup

Cara Ampuh Memperbaiki Baterai HP Yang Ngedrop

cara-ampuh-memperbaiki-baterai-hp-yang-drop-herfia

Cara Memperbaiki Baterai HP Yang Ngedrop – Permasalahan pada baterai ponsel seringkali di jumpai pada pengguna smartphone android. Misalnya baterai cepat habis, baterai HP cepat panas bahkan baterai drop atau mendadak habis.

Baca Juga : HP Cepat Panas? Ini Cara Ampuh Mengatasi HP Panas

Mengatasi Baterai HP Drop

Seiring berjalannya waktu, kemampuan dari baterai HP akan menurun. Jika baterai anda tiba-tiba habis atau kemampuannya sudah menurun, maka sepertinya anda perlu melakukan Kalibrasi Baterai. Apa itu Kalibrasi?

Kalibrasi bertujuan untuk mengembalikan kemampuan baterai android agar berfungsi seperti baru. Sudah banyak yang membuktikan bahwa kalibrasi baterai cukup efektif memperbaiki kondisi baterai yang ngedrop.

Fitur Status Baterai Android

Batery Status ialah salah satu fitur android yang berfungsi mengumpulkan informasi  tentang detail baterai ponsel. Fitur ini memberikan laporan data secara terperinci seperti penggunaan daya, penggunaan baterai jangka waktu tertentu. Terkadang ponsel anda tidak menunjukan data yang akurat mengenai konsumsi dan pemakaian daya pada ponsel.

Jika hal ini terjadi, baterai mungkin menunjukan daya yang tersimpan masih 70% tapi dalam beberapa menit tiba-tiba turun drastis bahkan sampai 0%.  Kondisi ini dinamakan Baterai HP Drop atau Ngedrop. Nah, pada kondisi ini, kalibrasi baterai sangat dibutuhkan.

Setelah dilakukan kalibrasi, ponsel akan melakukan reset informasi status baterai sehingga informasi yang tampil lebih akurat.

Kalibrasi Baterai - Herfia

Persyaratan sebelum kalibrasi baterai :

  • Kondisi fisik baterai tidak mengalami kebocoran.
  • Kondisi fisik baterai tidak menggembung.
  • Baterai tidak terkena air atau terendam air.
  • Bebas dari kerusakan fisik lainnya.

Cara Kalibrasi Baterai HP Android yang Drop

Ketika anda sudah melakukan berbagai cara untuk mengatasi baterai yang cepat habis secara tiba-tiba tetapi tanpa membuahkan hasil, maka kalibrasi merupakan cara terakhir untuk mengatasinya.

Ada dua cara kalibrasi baterai yaitu :

  1. Kalibrasi tanpa melakukan akses root.
  2. Kalibrasi dengan menggunakan akses root.

Baca Juga : 10 Cara Menghemat Baterai Android agar Awet dan Tahan Lama.

Cara Aman Kalibrasi Baterai Tanpa Root

Melakukan kalibrasi baterai ponsel tanpa root merupakan cara yang paling aman. Walaupun caranya agak panjang dan butuh waktu.

  • Nyalakan ponsel anda, charge sampai penuh 100%, kemudian matikan ponsel ketika sudah penuh.
  • Dalam kondisi mati, charge kembali sekitar 1 sampai 2 jam.
  • Dalam kondisi charger terpasang (tidak dicabut), nyalakan kembali ponsel anda (kondisi 100%).
  • Ketika sudah menyala, cabut kabel charger kemudian gunakan ponsel sampai kehabisan baterai.
  • Ketika baterai habis total dan ponsel mati, diamkan ponsel sekitar 15 menit (jangan di charge).
  • Setelah 15 menit, charge ponsel dalam keadaan mati (tidak di nyalakan).
  • Tunggu hingga 100%, jika sudah, nyalakan kembali tanpa mencabut kabel charger.
  • Kalau sudah menyala, cabut charger dan gunakan ponsel seperti biasa (kalau low batre, charge biasa jangan sampai kehabisan baterai).
  • Selamat, kalibrasi selesai.

Nah, itulah cara kalibrasi baterai HP yang ngedrop tanpa root.

Cara Kalibrasi Baterai Menggunakan Aplikasi
(No Root + Root)

Kalibrasi baterai ponsel menggunakan aplikasi termasuk cara yang paling simpel. Namun, sebelumnya ponsel anda harus sudah dalam keadaan root. Cara root setiap ponsel berbeda-beda.

Kalibrasi-Baterai-Herfia

  • Pasang Aplikasi Advanced Battery Calibrator.
  • Buka aplikasinya dalam keadaan internet menyala.
  • Pilih Callibrate Now.
  • Ikuti instruksinya, aplikasi akan mendeteksi root atau tidak.
  • Root atau tanpa Root bisa.
  • Selamat anda sudah selesai kalibrasi.
  • Hapus kembali aplikasinya ketika selesai digunakan.

Itulah Cara Ampuh Memperbaiki Baterai HP Yang Ngedrop dengan cara melakukan kalibrasi baterai. Baterai ponsel anda akan kembali ke performa terbaiknya. Jika cara ini masih tidak berhasil, ada kemungkinan kondisi fisik dan cell baterai yang sudah rusak atau lemah, sebaiknya ganti baterai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *